Kamis, 22 November 2012

Cara merawat mesin mobil

1. Oli merupakan sesuatu yang vital bagi mesin Mobil.Oli berperan mengurangi gesekan2 internal di dalam mesin.tanpa adanya oli,gesekan2 ini akan membuat komponen mesin2 tertentu cepat rusak atau aus.Dengan kata lain,keberadaan oli akan membuat mesin lebih awet.pada dasarnya sebuah Mobilmemerlukan oli dengan kekentalan tertentu.akibat adanya pembakaran didalam mesin ketika Mobil akan dijalankan akan membuat tingkat kekentalan oli berubah,sehingga dalam waktu tertentu kekentalan oli berubah,sehingga dalam waktu tertentu kekentalan oli di dalam mesin tidak lagi sesuai dengan kondisi internal mesin.Oleh karna itu,penggantian oli mesin mobilharus dilakukan secara rutin berdasarkan jarak tempuh kendaraan.Agar kondisi mesin Mobil lebih awet,ada baiknya anda mengganti oli berdasarkan standard kilometer untuk penggantian oli berikutnya yang terdapat pada kartu servis.Apalagi jika mobil telah digunakan untuk menempuh jarak yang sangat jauh.

2.Perhatikan Ketinggian Oli Mobil Pribadi
Ketinggian oli juga perlu diperiksa secara rutin.hal ini karena ketika mesin dijalankan,panas yang terjadi pada mesin mungkin saja membuat jumlah oli di dalam mesin berkurang,sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.

3.Periksa Keadaan Radiator Mobil Pribadi
Radiator pada mesin mobil berperan untuk menjaga suhu mesin tetap dingin,artinya radiator merupakan komponen yang berfungsi untuk menjaga mesin agar tidak cepat panas (over heating).Dengan rutin memeriksa radiator yang meliputi pemeriksaan kebocoran,pengurasan,dan penggantian air, maka performa radiator akan tetap terjaga,sehingga tugasnya sebagai pendingin mesin akan tetap terjaga.Idealnya penggantian atau pengurasan au=ir radiator dilakukan untuk setiap jarak tempuh sekitar 10.000  km.

4.Pastikan tangki bensin tidak berkarat
Susah memang untuk memastikan tangki bensin tidak berkarat.akan tetapi , untuk mencegah hal ini,sebaiknya anda selalu memperhatikan volume bensin.Tangki dengan bensin yang penuh akan mengurangi peoses perkaratan.Oleh karena itu,sebaiknya jangan biarkan tangki bensin dalam keadaan kosong atau (low) terlalu lama,karena bagian yang tidak terkena bensin akan berkarat.

5.Periksa timing belt
timing belt merupakan sabuk yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda2 gigi yang terhubung ke bagian internal mesin.Timing belt yang rusak ditandai dengan menimbulkan suara2 dengungm yang bising ketika mesin mulai dijalankan.kerusakan timing belt yang di biarkan berlarut akan  menyebabkan timing belt tersebut putus dan putusnya timing belt secara tiba2 akan membuat komponen2 tertentu pada mesin rusak.selain itu,suplay listrik pada akumulator bisa tidak maksimal.

6.Lakukan Tune Up secara rutin
Tune Up rutin di bengkel2 akan membuat mesin tetap awet,hal ini karena pada proses tune up keadaan komponen2 vital yang berhubugan dengan mesin seperti busi,filter bahan bakar dan oli akan terperiksa.

7.Sesekali Lakukan Penarikan Gas dengan Kuat
Penarikan gas yang kuat  ketika kendaraan melaju dapat membuat karak pada ruang pembakaran semakin berkurang,tetapi lakukan hal ini sesekali saja.Semoga tips ini dapat menjaga mesin anda lebih awet dan terawat.

referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar